logo

Cara Mengganti Air Radiator Motor Yang Benar

Cara Mengganti Air Radiator –┬áSeiring berjalannya waktu perkembangan di industri otomotif semakin berkembang pesat, hal ini terbukti dari banyaknya teknologi baru yang disematkan pada jenis motor. Dari banyaknya teknologi yang baru, sistem pendingin cairan atau Liquid Cooled merupakan salah satu teknologi canggih yang saat ini disematkan pada motor keluaran baru dengan tujuan menghasilkan sebuah motor dengan kinerja yang optimal.

Di pasar motor dalam negri, pada umumnya motor yang sudah dibekali dengan sistem pendingin cairan yaitu motor dengan kapasitas mesin antara 135cc sampai 250cc. Yang mana tujuan dari disematkannya teknologi Liquid Cooled ini untuk menstabilkan suhu mesin supaya tidak terlalu panas atau overload ketika motor di ajak berkendara dengan waktu yang lama dan jarak yang jauh.

Cara Mengganti Air Radiator

adversitemens

Adapun motor naked bake yang sudah dilengkapi teknologi pendingin terbaru diantaranya Yamaha Vixion, Honda CB 150R dan Suzuki GSX 150. Sedangkan untuk jenis motor matic diantaranya Yamaha Nmax, Honda Vario 150 dan Honda PCX. Tapi fokus kami di pembahasan ini yaitu terkait Bagaimana Cara Mengganti Air Radiator yang benar sesuai rekomendasikan yang di anjurkan oleh pabrikan motor.

Pada umumnya untuk Cara Mengganti Air Radiator yang di rekomendasikan oleh pabrikan yaitu pada saat motor suda menempuh jarak 9000-10.000 km. Dan itu wajib dilakukan secara berkala untuk menjaga performa dari sistem pendingin cairan tersebut. Dan adapun untuk cairan radiator yang harus digunakan yaitu cairan coolant yang memang khusus digunakan untuk radiator motor.

Cara Mengganti Air Radiator Motor Yang Benar

Kemudian untuk Cara Mengganti Air Radiator sendiri cukup mudah, bahkan untuk orang yang kurang paham pun bisa melakukannya tanpa harus pergi ke bengkel. Dan berikut ini Cara Mengganti Air Radiator Motor yang bisa sobat prakterkan.

adversitemens

Langkah awal yaitu membuka body motor yang menutupi radiator, tapi khusus untuk motor naked bake mah cukup mudah karena radiator posisi tidak tertutup. Berarti tahapan membuka body ini hanya untuk motor jenis matic saja.

Jika posisi radiator sudah terbuka dan siap untuk di masukan cairan collant, siapkan terlebih dulu wadah atau nampan untuk menaruh air coolant yang ada pada radiator supaya tidak tercecer.

Cara Mengganti Air Radiator Motor yang ketiga yaitu dengan mengendorkan baud yang terletak dibawah sebagai tempat pembuangan dengan menggunakan kunci pas atau agar lebih mudah menggunakan kunci T.

Dan untuk membuat air yang ada di radiator keluar semua sampai ada yang tersisa, penutup radiator yang berada diatas silahkan dibuka. Jika sudah fix habis semua, silahkan tutup kembali penutupnya.

Cara Mengganti Air Radiator Motor yang kelima yaitu dengan mengisi kembali air coolant yang baru ke tabung radiator. Agar saat menuangkan cairan coolant tidak tumpah sebaiknya gunakan torong.

Jika sudah dirasa sudah full, Cara Mengganti Air Radiator yang terakhir yaitu dengan kembali penutup radiator. Usahakan menutup yang kencang biar air tidak tumpah ketika terjadi goncangan.

Akibat Air Radiator Tidak Diganti

Itulah Cara Mengganti Air Radiator Motor yang bisa sobat prakterkan, hanya sekedar mengingatkan saja jangan pernah mengabaikan komponen yang satu ini. Karena akibat air radiator motor tidak diganti atau sampe kering bisa mengakibatkan turun mesin. Kok bisa sampe turun mesin?

Kenapa bisa sampai turun mesin, posisi air radiator yang dibiarkan habis dapat membuat beberapa komponen seperti piston akan mengalami penurunan kinerja bahkan bisa macet yang disebabkan mesin motor terlalu panas. Selain piston, komponen lain yang bisa rusak yaitu seal water pump akan terbakar. Maka dari itu selalu cek kondisi cairan coolant yang ada pada radiator untuk menghindari hal yang tidak di inginkan.